Pentingnya Kalimat Tauhid Bagi Seseorang yang sedang Sakaratul Maut | INFO UHUY


Assalamulaikum wr.wb

Banyak orang mukmin yang belum paham betul mengapa orang yang sedang sakaratul maut harus di bacakan kalimat tauhid secara istiqamah ? Artikel ini sebenarnya ada kaitannya dengan artikel sebelumnya yakni Tawaran Syetan saat ajal menjemput. Artikel yang kali ini saya buat berjudul  Pentingnya Kalimat Tauhid Bagi Seseorang yang sedang Sakaratul Maut.  Nah kali ini saya akan menjelaskannya .

Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk menuntun seseorang yang hendak meninggal, membaca kalimat tauhid secara istiqamah. Sehingga orang yang sedang menghadapi maut tersebut mau mengucapkan kalimat tauhid. Sebagaimana sabdanya : “Ajarilah orang yang akan mati diantara kamu dengan kalimat La Illaha illa Allah”.

Kenapa Rasul mengajarkan demikian ? karena membiasakan kalimat tauhid yang teraktualisasikan dalam shalat lima waktu, orang akan senantiasa berusaha mengingat Sang Pencipta dan mempraktekkan apa yang disyariatkan-Nya. Pada gilirannya semakin memperteguh keimanan seorang mukmin agar tidak goyah lari kepada kepercayaan lain, apalagi tidak mempercayai Allah swt. Sebab tingkat keimanan seseorang berbeda-beda, ada yang kuat, tapi banyak pula yang tipis sehingga mudah dipengaruhi.

Namun kalangan ulama berpendapat bahwa sebenarnya dalam hal bacaan kalimat tauhid ini sangat bergantung pada pribadi seseorang dalam perjalanan hidupnya. Jika seseorang bukan ahli ibadah, ia akan sukarsukar mengucapkan kalimat tauhid itu, meski sudah diajarkan berulang-ulang. Dengan kata lain, orang yang masa hidupnya penuh dengan noda-noda dosa, tidak pernah ingat pada Allah (dzikr Allah), tidak melaksanakan perinrtah Allah dan menjauhi larangan-Nya, akan sangat sukar mengucapkan kalimat tauhid itu.

Berangkat dari permasalahan itulah, perintah untuk menjalankan shalat lima waktu tidak boleh kita abaikan begitu saja. Sebab dalam shalat itulah, senantiasa kita sebut syahadat, “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah”. Duduk tahiyyat dengan membaca kalimat tauhid seakan melatih lidah dan jiwa untuk menghayati arti kalimat tersebut. Sehingga ketika menghadapi maut, lidah dan jiwanya sudah terbiasa dan tidak asing lagi.

Dalam hadist disebutkan bahwa malaikat maut akan menjenguk lima kali sehari pada setiap musim yang senantiasa konsisten menjalankan shalatnya. Maka, setiap kali akan mencabut nyawa seseorang yang tetap menjaga serta melaksanakan shalat tepat waktu, malaikat maut akan menuntunnya untuk membaca dua kalimat syahadat serta menjauhkannya dari syetan.

Dengan mencermati beberapa riwayat diatas mengindikasikan bahwa begitu pentingnya arti shalat lima waktu dalam kehidupan seseorang. Substansi shalat tidak sekedar ucapan dan perbuatan yang diawali dengan takbiratul ikhram dan diakhiri dengan salam, sebagaiman pandangan khalayak, tapi juga merupakan manifestasi perlindungan diri dari segala bentuk kemurtadan yang dilancarkan syetan.

Wassalamualaikum wr.wb

http://infouhuy.blogspot.com/

Silahkan Kunjungi Artikel Tentang Tingkatan-tingkatan Tauhid, Semoga Bermanfaat ...

Kunjungi terus Website InfoUhuy.blogspot.com - Gudang Informasi Terkini Tentang Religi Islami.

Hamba Allah SWT 10:07