Pentingnya Muhasabah Hidup untuk memurnikan Jiwa dari Ujub dan Riya | INFO UHUY

Pentingnya Muhasabah Hidup untuk memurnikan Jiwa dari Ujub dan Riya

Assalamualaikum wr.wb

Syukur alhamdulillah kepada Allah swt. yang telah memberikan rahmat dan karunianya untuk saya menyelesaikan  artikel ini. Kali ini saya akan menjelaskan artikel tetang Pentingnya Bermuhasabah Hidup. Sangat umum rasanya dalam kehidupan sehari-hari kita temui kesalahan oranglain maupun kesalahan diri sendiri. Hal ini tidak lain karena persoalan tersebut sangat terkait dengan kesadaran diri kita sendiri. Apakah kita menyadari satu hari saja kita pasti membuat kesalahan. Yang jadi persoalan kemudian apakah persoalan itu kita sadari ? Dan setelah kita menyadari, langkah apa yang sebaiknya kita lakukan ?

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa bila mereka ditimpa was-was dari syetan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahannya (al-a’raf: 201)”

Seorang mukmin sadar bahwa seluruh anggota tubuhnya akan dimintai pertanggung jawaban. Apa yang didengar, dilihat, diucapkan, kemana kakinya dilangkahkan, akan diminta keterangan dan kelak seluruh anggota tubuh kita itu akan mengatakan sebagaimana yang telah mereka rasakan. Menurut Ulama Salaf muhasabah dibagi ke dalam dua bentuk yaitu muhasabah yang dilakukan sebelum beramal dan muhasabah yang di kerjakan setelah beramal. Muhasabah seperti ini lebih umum dan banyak  dilakukan orang.

Dalam mengerjakan amal, sebaiknya seorang mukmin memikirkan dan menimbang-nimbang apakah ia mampu melaksanakannya atau tidak. Dan harus melakukannya karena Allah swt. Pertimbangan seperti ini bisa di ambil contoh dari Rasulullah yang pernah merasa ragu ketika hendak memutuskan peperangan. Rasul pada waktu itu menahan diri untuk berjihad sampai akhirnya memiliki kekuatan dan para penolong yang jumlahnya cukup banyak.

Namun demikian, jika seorang mukmin tengah lalai akan tugasnya sebagai hamba Allah, sebaiknya ia harus memperbanyak zikir dan berkonsentrasi kepada Allah atas seluruh amal yang akan dilaksanakan dikemudian hari. Mengapa introspeksi begitu penting dilakukan ? Introspeksi tidak lain merupakan sarana manusia untuk mengetahui kelemahan yang ada dalam dirinya dengan mudah. Sebab bagaimana mungkin kita bisa menghilangkan kekurangan yang ada dalam diri sendiri bila tidak mengetahui cacat yang ada dalam diri kita ?
http://infouhuy.blogspot.com/
Manfaat bermuhasabah adalah untuk memurnikan jiwa dari ‘ujub dan riya’. Seorang mukmin menjadi mudah membentuk ketaatan. Dia akan pesimis dengan amalan yang telah dikerjakan dirinya. Dengan menyadari semua kekurangan yang ada dalam dirinya., seorang mukmin akan terus berusaha menjadi yang terbaik di hadapan Allah. Dirinya akan terus-menerus merasakian kehinaan dan ketertundukan sehingga menjadikan dirinya terbuka di hadapan-Nya.

Jika kesadaran tersebut sudah terbantuk di hati seorang mukmin, maka ia akan senantiasa beranggapan bahwa keselamatan tidak akan dicapai kecuali dengan ampunan, meghfirah dan rahmat Allah swt. Ia akan menyadari bahwa perintah Allah adalah untuk disadari dan ditaati, buka untuk dimaksiati, diingat bukan dilalaikan dan disyukuri bukan dikufuri.

Rasulullah mengatakan bahwa manusia adalah tempatnya khilaf dan lupa ? hal itu tidak lain sebagai peringatan bahwa manusia selalu berpeluang berbuat salah jika ia tidak mendawamkan (mengamalkan secara terus-menerus) muhasabah dalam kehidupannya.

Wassalamualaikum wr.wb

Silahkan Kunjungi Artikel Tentang Tawaran-tawaran Syetan saat ajal menjemput, Semoga Bermanfaat ...
Kunjungi terus Website InfoUhuy.blogspot.com - Gudang Informasi Terkini Tentang Religi Islami.

Hamba Allah SWT 14:52