Cara Menumbuhkan Rasa Khusyu Dalam Shalat
Assalamualaikum wr.wb
Sebagai mukmin tentu ingin mengerjakan shalat sesuai yang dikehendaki oleh Allah swt yang memerintahkan shalat wajib lima waktu. Yang hendak dituju oleh orang yang mengerjakan shalat adalah :
Mengerjakan shalat adalah sebagai perwujudan dari keyakinan yang telah tertanam di dalam hati orang yang mengerjakannya, dan menjadi bukti bahwa ia telah merasakan bahwa dirinya sangat tergantung kepada nikmat Allah karena itu berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan menghentikan larangan-laranga-Nya.
Rasa khusyu ini tentunya berpusat di dalam hati sanubari yang termanifasikan dalam gerak anggota badan, pikiran dan perhatian. Rasulullah saw pernah menegur seorang sahabat yang suka mengelus-elus janggutnya sedangkan ia sedang shalat. Rasulullah menjelaskan bahwa rekannya itu tidak khusyu dalam mengerjakan shalat. Selanjutnya Rasulullah saw bersabda bahwa kalau hatinya khusyu maka anggota badannya akan khusyu pula.
Ahmad Ali Ash Shabuni dalam Mukhtashar Tafsir Ibni Katsir menerangkan bahwa sikap khusyu dalam shalat adalah dengan melempar pandangan ke arah tempat sujud dan khusyu akan tercapai dengan mengosongkan hati hanya untuk shalat. Orang yang menjalankan shalat akan memperoleh “ketenangan hati” dan “penyejuk hati”.
Dengan demikian maka shalat itu dikerjakan dengan memahami arti bacaan dalam shalat, selalu ingat kepada Allah dan takut akan ancaman-Nya, memanjatkan do’a hanya kepada Allah dengan sepenuh hati dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan merasakan suatu kenikmatan beribadah.
Wassalamualaikum wr.wb
Assalamualaikum wr.wb
Sebagai mukmin tentu ingin mengerjakan shalat sesuai yang dikehendaki oleh Allah swt yang memerintahkan shalat wajib lima waktu. Yang hendak dituju oleh orang yang mengerjakan shalat adalah :
- Tumbuhnya keikhlasan.
- Bertakwa kepada Allah
- Mengingat Allah
Mengerjakan shalat adalah sebagai perwujudan dari keyakinan yang telah tertanam di dalam hati orang yang mengerjakannya, dan menjadi bukti bahwa ia telah merasakan bahwa dirinya sangat tergantung kepada nikmat Allah karena itu berusaha sekuat tenaga untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dan menghentikan larangan-laranga-Nya.
Rasa khusyu ini tentunya berpusat di dalam hati sanubari yang termanifasikan dalam gerak anggota badan, pikiran dan perhatian. Rasulullah saw pernah menegur seorang sahabat yang suka mengelus-elus janggutnya sedangkan ia sedang shalat. Rasulullah menjelaskan bahwa rekannya itu tidak khusyu dalam mengerjakan shalat. Selanjutnya Rasulullah saw bersabda bahwa kalau hatinya khusyu maka anggota badannya akan khusyu pula.
Ahmad Ali Ash Shabuni dalam Mukhtashar Tafsir Ibni Katsir menerangkan bahwa sikap khusyu dalam shalat adalah dengan melempar pandangan ke arah tempat sujud dan khusyu akan tercapai dengan mengosongkan hati hanya untuk shalat. Orang yang menjalankan shalat akan memperoleh “ketenangan hati” dan “penyejuk hati”.
Dengan demikian maka shalat itu dikerjakan dengan memahami arti bacaan dalam shalat, selalu ingat kepada Allah dan takut akan ancaman-Nya, memanjatkan do’a hanya kepada Allah dengan sepenuh hati dan ikhlas beribadah hanya kepada Allah dan merasakan suatu kenikmatan beribadah.
Wassalamualaikum wr.wb
Silahkan Kunjungi Artikel Tentang Manifestasi KHUSYU dalam perilaku sehari-hari, Semoga Bermanfaat ...
Kunjungi terus Website InfoUhuy.blogspot.com - Gudang Informasi Terkini Tentang Religi Islami.
Kunjungi terus Website InfoUhuy.blogspot.com - Gudang Informasi Terkini Tentang Religi Islami.
